Archive for April 2013
Kisah Tukang Cukur yang tidak Percaya Tuhan itu Ada

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk
memotong rambut dan
merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan
mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.
Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik
pembicaraan, dan sesaat
topik pembicaraan beralih tentang TUHAN.
Si tukang cukur bilang, ”Saya tidak percaya kalau TUHAN itu
ada ”. “Kenapa kamu berkata begitu ?” tanya si konsumen.
“Begini, coba kamu
perhatikan di depan sana, di jalanan …. untuk menyadari bahwa TUHAN itu tidak
ada ”. “Katakan kepadaku, jika TUHAN itu ada. Adakah yang sakit? Adakah
anak-anak terlantar?
Adakah yang hidupnya susah ?”.
“Jika TUHAN ada,
tidak akan ada sakit ataupun kesusahan ”.
“Saya tidak dapat
membayangkan TUHAN Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi ”.
Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon
apa yang dikatakan si tukang cukur tadi,
karena dia tidak
ingin terlibat adu pendapat.
Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen
pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.
Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia
melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar (Jawa :
mlungker-mlungker – Red), kotor dan brewok, tidak pernah dicukur. Orang itu
terlihat kotor dan tidak terawat.
Si konsumen balik ke tempat tukang cukur tadi dan berkata :
“Kamu tahu,
sebenarnya di dunia ini TIDAK ADA TUKANG CUKUR.. !”
Si tukang cukur tidak terima, dia bertanya : “Kamu kok bisa
bilang begitu ?” . “Saya tukang cukur dan saya ada di sini. Dan barusan saya
mencukurmu !”
“Tidak !” elak si konsumen. “Tukang cukur itu TIDAK ADA!
Sebab jika tukang cukur itu ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang
yang kotor dan brewokan seperti
orang yang di luar
sana ”, si konsumen menambahkan.
“Ah tidak, tapi tukang cukur itu tetap ada !”, sanggah si
tukang cukur. “Apa yang kamu lihat itu adalah SALAH MEREKA SENDIRI, mengapa
mereka tidak datang kepada saya
untuk mencukur dan
merapikan rambutnya ?” , jawab si tukang cukur membela diri.
“COCOK, SAYA SETUJU.. !” kata si konsumen.
“Itulah point
utamanya!.. Sama dengan TUHAN.
“Maksud kamu bagaimana ?” , tanya si tukang cukur tidak
mengerti.
Sebenarnya TUHAN ITU ADA ! Tapi apa yang terjadi sekarang
ini.?
Mengapa orang-orang
TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU mencari-NYA..?
Oleh karena itu
banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini. ”
Si tukang cukur terbengong!!!! Dalam hati dia berkata :
“Benar juga apa kata dia mengapa aku tidak mau datang kepada TUHANKU, untuk
beribadah dan berdoa, memohon
agar dihindarkan dari
segala kesusahan dalam hidup ini.. ?
Semoga bermanfaat bagi kita semua

